Kejagung Perluas Penyelidikan Kasus Suap di Pengadilan Negeri Jakarta Pusat

Gambar menunjukkan pembuangan limbah pabrik kelapa sawit (POME) ke lingkungan, menyoroti dampak pengolahan industri kelapa sawit.
Penyidikan kasus dugaan suap di Pengadilan Negeri Jakarta Pusat semakin mendalam, dengan penetapan tersangka baru dan penyitaan barang bukti yang mencolok.
Kejaksaan Agung (Kejagung) terus melakukan penyidikan dalam kasus dugaan suap yang melibatkan hakim di Pengadilan Negeri Jakarta Pusat, terkait putusan lepas (ontslag) dalam perkara korupsi pemberian fasilitas ekspor crude palm oil (CPO). Dalam langkah terbaru, Kejagung menetapkan seorang tersangka baru dan melakukan penyitaan sejumlah barang bukti yang mencolok, termasuk mobil mewah dan sepeda motor.
Penyidikan kasus ini semakin menarik perhatian publik setelah terungkapnya fakta bahwa salah satu hakim yang terlibat, Djuyamto, sempat menitipkan tas berisi uang tunai dalam pecahan dolar Singapura dan dua ponsel kepada satpam di Pengadilan Negeri Jakarta Selatan sebelum ditangkap. Kepala Pusat Penerangan Hukum Kejagung, Harli Siregar, mengonfirmasi bahwa tas tersebut telah diserahkan kepada penyidik, dan saat ini, penyidik tengah mendalami asal-usul uang yang ditemukan dalam tas tersebut.
Selain itu, Kejagung juga melakukan serangkaian penggeledahan pada beberapa lokasi di dua provinsi yang diduga berkaitan dengan kasus suap ini. Tiga lokasi telah digeledah, dan hasilnya, tim penyidik berhasil menyita dua mobil Mercedes Benz, satu Honda CR-V, serta empat sepeda berjenis Brompton. Penggeledahan ini menunjukkan keseriusan Kejagung dalam memulihkan aset negara yang diduga berasal dari hasil kejahatan.
- Kasus Korupsi CPO, Pencarian Pemuda Hilang, dan Pesta Kesenian Bali: Berita Terkini Indonesia (23 Februari 2026)
- Aparat Gabungan Amankan Aset PTPN di Natar untuk Cegah Pencurian TBS (30 Maret 2026)
- Kematian Misterius Eks TNI di Deli Serdang: Dugaan Penganiayaan Usai Mencuri Sawit (4 Maret 2026)
- Putusan Kasus Suap CPO: Marcella Santoso dan Petinggi Wilmar Terjerat Hukum (3 Maret 2026)
Dalam proses penyidikan, Kejagung juga memeriksa beberapa saksi, termasuk sopir Wakil Ketua PN Jakarta Pusat. Pemeriksaan ini bertujuan untuk menggali informasi lebih dalam mengenai jaringan yang terlibat dalam kasus suap ini. Meskipun identitas Wakil Ketua PN yang dimaksud belum diungkap, satu dari delapan orang yang sudah ditetapkan sebagai tersangka adalah Muhammad Arif Nuryanta, yang menjabat sebagai Ketua PN Jakarta Selatan.
Kasus ini menjadi sorotan utama di tengah masyarakat, terutama terkait dengan dugaan praktik korupsi di sektor peradilan. Kejagung diharapkan dapat menuntaskan penyelidikan ini dengan transparan dan akuntabel, guna memberikan kepastian hukum dan kepercayaan masyarakat terhadap institusi peradilan di Indonesia.
Sumber:
- 5 Fakta Terkini Kasus Suap Vonis Lepas Ekspor CPO, Kejagung Tetapkan Satu Tersangka Baru โ Liputan6 (2025-04-17)
- Hakim Djuyamto Titip Tas Berisi Dolar Singapura ke Satpam โ Tempo (2025-04-17)
- Hakim Djuyamto Titipkan HP-Uang ke Satpam PN Jaksel Sebelum Ditangkap โ CNN (2025-04-17)
- Kejagung Kembali Geledah Rumah di Kasus Suap Hakim, 3 Mobil Disita โ Tempo (2025-04-17)
- Kasus Suap Perkara CPO, Kejagung Periksa Sopir Wakil Ketua PN Jakarta Pusat โ MetroTV (2025-04-17)