Kayung Agro Lestari Berikan Penghargaan kepada Petani Sawit Berkelanjutan di Ketapang

Gambar ini menunjukkan logo ISPO, sertifikasi untuk industri kelapa sawit berkelanjutan di Indonesia.
PT Kayung Agro Lestari memberikan premi sebesar Rp1,19 miliar kepada petani mitra di Ketapang, Kalimantan Barat, sebagai bentuk penghargaan atas komitmen mereka terhadap budidaya sawit berkelanjutan.
PT Kayung Agro Lestari (KAL), anak perusahaan dari PT Austindo Nusantara Jaya Tbk. (ANJ), menegaskan komitmennya pada praktik budidaya kelapa sawit berkelanjutan dengan memberikan penghargaan kepada petani mitra di Kabupaten Ketapang, Kalimantan Barat. Penghargaan ini diserahkan dalam bentuk premi minyak sawit berkelanjutan senilai Rp1,19 miliar kepada Koperasi Laman Mayang Sentosa (LMS) pada Senin, 13 Mei 2024.
Dalam acara yang berlangsung di kantor Koperasi LMS, Dadi, General Manager KAL, menyerahkan premi tersebut secara simbolis kepada Jamhari, Ketua Koperasi LMS. Koperasi tersebut terdiri dari 624 petani yang mengelola lahan bersertifikat seluas 2.079,25 hektar. Pemberian premi ini merupakan pengakuan atas usaha dan dedikasi para petani dalam menerapkan praktik budidaya yang ramah lingkungan dan berkelanjutan.
Partisipasi aktif petani dalam praktik berkelanjutan ini diharapkan dapat mempengaruhi industri kelapa sawit di Indonesia secara keseluruhan. KAL berkomitmen untuk mendukung petani dalam meningkatkan kualitas dan produktivitas hasil pertanian mereka, serta memberikan dampak positif bagi lingkungan dan masyarakat sekitar.
- Petani Sawit di Bengkulu Utara Didorong Perkuat Kemitraan dengan PKS untuk Stabilitas Harga (2 Juli 2025)
- Transformasi Petani Melalui Program Kemitraan: Kisah Sukses di Kalimantan Selatan (22 Februari 2026)
- Kemitraan Petani Kelapa Sawit untuk Membangun Masa Depan (19 Maret 2026)
- Kesejahteraan Petani Sawit Terancam: Dari Utang Hingga Penyetopan Aktivitas (7 Maret 2026)
Acara penyerahan premi ini juga dihadiri oleh jajaran Pemerintah Daerah Kabupaten Ketapang, yang menunjukkan dukungan pemerintah terhadap inisiatif berkelanjutan di sektor perkebunan. Dengan langkah ini, KAL tidak hanya berkontribusi pada perekonomian lokal, tetapi juga berperan aktif dalam mengurangi dampak negatif dari industri kelapa sawit terhadap lingkungan.
Dalam konteks yang lebih luas, penghargaan ini menggambarkan pentingnya kolaborasi antara perusahaan, petani, dan pemerintah dalam menciptakan industri kelapa sawit yang lebih berkelanjutan. KAL berharap langkah ini bisa menginspirasi perusahaan lain untuk menerapkan praktik serupa, demi masa depan yang lebih baik bagi sektor pertanian di Indonesia.
Sumber:
- Kayung Agro Lestari Berikan Premi Rp1,19 Miliar untuk Minyak Sawit Berkelanjutan — Hai Sawit (2024-05-16)