Inovasi Pakan Fermentasi Tingkatkan Kesehatan Ruminansia di Kalimantan Selatan

Petani sedang memanen tandan buah segar (TBS) sawit di perkebunan kelapa sawit Indonesia.
Para peternak ruminansia di Kalimantan Selatan menemukan solusi inovatif untuk mengatasi kelangkaan pakan dengan memanfaatkan limbah kelapa sawit.
Di tengah tantangan kelangkaan bahan pangan bagi hewan ternak, para peternak ruminansia di Desa Martadah Baru, Kecamatan Tambang Ulang, Kabupaten Tanah Laut, Kalimantan Selatan, mengambil langkah kreatif dengan memanfaatkan limbah kelapa sawit sebagai pakan. Inisiatif ini merupakan hasil dari pelatihan pembuatan pakan fermentasi yang diadakan baru-baru ini, yang diharapkan dapat meningkatkan kesehatan kambing dan sapi di daerah tersebut.
Pelatihan yang digagas oleh Slamet Prayitno, Kepala Desa Martadah Baru, memberikan pengetahuan baru kepada para peternak tentang cara mengolah bahan baku hijauan lokal dan bungkil kelapa sawit menjadi pakan yang bergizi. Dengan mengkombinasikan limbah pertanian yang melimpah, seperti bungkil sawit, dengan bahan lokal, para peternak berupaya menciptakan pakan yang tidak hanya ekonomis tetapi juga bernutrisi tinggi.
Kondisi ini sangat penting mengingat kelangkaan rumput liar yang biasa digunakan sebagai pakan ternak di wilayah tersebut. Melalui pelatihan ini, para peternak diharapkan dapat meningkatkan keterampilan mereka dalam meramu pakan yang berkualitas, sehingga kesehatan ruminansia dapat terjaga dan produktivitas ternak pun meningkat. Selain itu, penggunaan limbah kelapa sawit juga sejalan dengan upaya keberlanjutan, mengurangi limbah yang dihasilkan dari industri kelapa sawit.
- Kinerja Positif Industri Kelapa Sawit Indonesia di Tengah Tantangan Global (23 Februari 2026)
- Industri Kelapa Sawit Indonesia: Inovasi dan Tantangan di Tengah Ketidakpastian (23 Februari 2026)
- Inovasi Limbah Kelapa Sawit Mendorong Keberlanjutan dalam Industri Pangan dan Kerajinan (4 Maret 2026)
- Minyak Sawit Merah: Nutrisi Tinggi dan Potensi Kesehatan di Indonesia (3 April 2026)
Kades Slamet Prayitno menegaskan komitmennya untuk terus mendukung peternak dalam menciptakan pakan yang sehat bagi ternak mereka. Dengan bantuan dan pelatihan yang tepat, diharapkan para peternak dapat lebih mandiri dalam mengelola pakan ternak mereka, serta meningkatkan kesejahteraan ekonomi mereka melalui pengelolaan yang lebih baik.
Inisiatif ini tidak hanya memberikan solusi praktis bagi masalah pakan, tetapi juga mengedukasi peternak tentang pentingnya inovasi dalam pertanian dan peternakan. Dengan langkah ini, diharapkan akan ada peningkatan dalam kesehatan hewan ternak serta berdampak positif pada ketahanan pangan lokal di Kalimantan Selatan.
Sumber:
- Ruminansia Semakin Sehat Berkat Bungkil Sawit — Media Perkebunan (2024-12-15)