Harga TBS Kalbar Periode I Oktober 2026 Turun dari Periode IV September, Daftar Lengkap

Tampak papan grafik penurunan harga di area pabrik atau tempat penampungan sawit dengan aktivitas industri di belakangnya. Komposisi menekankan isu jatuhnya harga sawit dan tekanan pada rantai pasok.
(2026/10/09) Tim Penetapan Harga TBS Kalimantan Barat menetapkan harga tertinggi Rp3.537,64/kg untuk umur 10–20 tahun pada Periode I Oktober 2026, turun dari Rp3.627,97/kg pada Periode IV September 2026.
(2026/10/09) Tim Penetapan Harga TBS Kelapa Sawit Produksi Pekebun Provinsi Kalimantan Barat menetapkan harga tertinggi Rp3.537,64 per kilogram untuk umur 10–20 tahun pada Periode I Oktober 2026, lebih rendah daripada Rp3.627,97 per kilogram yang tercatat pada Periode IV September 2026.
Penetapan harga Periode I Oktober dilakukan melalui rapat Tim Penetapan Harga TBS pada Rabu, 7 Oktober 2026, sedangkan penetapan Periode IV September dilakukan pada Rabu, 30 September 2026, sehingga perbandingan kedua dokumen resmi menunjukkan penurunan komponen harga CPO dan/atau kernel yang memengaruhi harga TBS antar-periode.
Dokumen penetapan Periode I Oktober mencatat harga crude palm oil (CPO) yang digunakan sebagai komponen perhitungan sebesar Rp14.870,71 per kilogram dan harga inti sawit (kernel) sebesar Rp12.879,24 per kilogram, dengan Faktor K ditetapkan 91,97 persen.
- Harga TBS Sawit Sumatera Barat Periode 22–30 September 2026: Tinggi untuk umur 10–20 tahun, namun lebih rendah dari periode sebelumnya (24 September 2026)
- Kemarau Panjang Picu Musim Trek dan Gejala Water Stress pada Sawit di Indonesia (29 September 2026)
- Harga TBS Sumut Bergerak Variatif; TBS Mitra Plasma Catat Kenaikan hingga Rp157/kg (26 Agustus 2026)
- BPDP dan Ditjenbun Gelar Pelatihan Pupuk Organik untuk 59 Pekebun di Padang (28 Agustus 2026)
Dokumen penetapan Periode IV September yang dipublikasikan menyebut harga CPO sebesar Rp15.216,28 per kilogram dan harga kernel Rp13.354,00 per kilogram, sementara Faktor K juga tercatat 91,97 persen, sehingga selisih level CPO dan kernel antar-periode menjelaskan perbedaan harga TBS tertinggi antara kedua periode.
Rincian harga TBS Periode I Oktober 2026 berdasarkan kelompok umur tanaman adalah sebagai berikut: umur 3 tahun Rp2.656,32/kg; 4 tahun Rp2.854,26/kg; 5 tahun Rp3.063,87/kg; 6 tahun Rp3.193,69/kg; 7 tahun Rp3.307,82/kg; 8 tahun Rp3.400,35/kg; 9 tahun Rp3.464,35/kg; 10–20 tahun Rp3.537,64/kg; 21 tahun Rp3.495,24/kg; 22 tahun Rp3.463,79/kg; 23 tahun Rp3.420,21/kg; 24 tahun Rp3.324,65/kg; 25 tahun Rp3.235,94/kg.
Untuk perbandingan, dokumen Periode IV September 2026 mencantumkan harga TBS: umur 3 tahun Rp2.724,40/kg; 4 tahun Rp2.926,98/kg; 5 tahun Rp3.141,67/kg; 6 tahun Rp3.274,87/kg; 7 tahun Rp3.391,97/kg; 8 tahun Rp3.487,05/kg; 9 tahun Rp3.552,68/kg; 10–20 tahun Rp3.627,97/kg; 21 tahun Rp3.584,58/kg; 22 tahun Rp3.552,40/kg; 23 tahun Rp3.507,78/kg; 24 tahun Rp3.410,00/kg; 25 tahun Rp3.319,20/kg.
Rapat Periode I Oktober juga mencatat keputusan untuk mengecualikan sejumlah perusahaan dari perhitungan komponen harga CPO dan kernel karena posisi harga perusahaan dinilai berada 2,5 persen di atas atau di bawah rata-rata Kalimantan Barat, serta meminta pemerintah kabupaten/kota menertibkan transaksi jual beli TBS di timbangan tanpa pabrik dan melalui badan usaha atau CV.
Penetapan harga TBS Periode I Oktober 2026 berlaku untuk pembayaran hasil panen pada 1–7 Oktober 2026, sedangkan Periode IV September 2026 berlaku untuk pembayaran pada 23–30 September 2026; penetapan Periode I Oktober menggunakan rendemen tabel sesuai Keputusan Gubernur Kalimantan Barat Nomor 1376/DISBUNAK/2025 tertanggal 31 Desember 2025.
Sumber: