Felda Luncurkan Biodiesel B100 untuk Kendaraan dan Alat Berat

Gambar menunjukkan proses produksi biodiesel sawit dengan variasi campuran B40 dan B50 dari minyak kelapa sawit.
Felda akan memperluas penggunaan biodiesel B100 berbasis minyak sawit di kendaraan dan mesin pertanian, menandai langkah penting dalam diversifikasi energi di Malaysia.
(2026/04/16) Felda, badan pengelola perladangan di Malaysia, meluncurkan biodiesel B100 berbasis 100% minyak sawit sebagai langkah awal untuk memperluas penggunaan bahan bakar alternatif. Langkah ini tidak hanya akan mencakup kendaraan Felda, tetapi juga mesin pertanian di lokasi-lokasi strategis seperti Kuantan.
Penyebaran biodiesel B100 merupakan bagian dari inisiatif Felda untuk meningkatkan efisiensi logistik dan mengurangi ketergantungan pada bahan bakar fosil. Dalam rencana ini, biodiesel akan digunakan di berbagai kendaraan termasuk truk, kendaraan empat roda, serta alat berat di daerah perkebunan. Hal ini menjadi penting mengingat upaya Malaysia untuk beralih ke energi yang lebih berkelanjutan.
Datuk Seri Ahmad Shabery Cheek, Ketua Felda, mengungkapkan bahwa penggunaan B100 diharapkan dimulai di sekitar pabrik pengolahan di Kuantan. โKami akan melakukan uji coba penggunaan B100 di ekosistem Felda terlebih dahulu, terutama di dekat pabrik, sebelum memperluas ke area lain,โ ujarnya dalam konferensi pers yang diadakan setelah sesi pengarahan tentang proyek pilot biodiesel B100.
- Hilirisasi Industri Sawit: Strategi Menghadapi Tantangan Global dan Inovasi Teknologi (23 Februari 2026)
- Strategi Hilirisasi Kelapa Sawit di Indonesia: CBUT Melangkah Maju (23 Februari 2026)
- Hilirisasi Sawit Dipercepat untuk Kemandirian Energi Indonesia (6 April 2026)
- Hilirisasi Energi dan Pertanian: Langkah Strategis untuk Mengurangi Ketergantungan Impor di Indonesia (22 Februari 2026)
Saat ini, produksi dan penggunaan B100 masih dalam tahap kebijakan, dan Felda sedang bekerja untuk memenuhi persyaratan regulasi seperti fasilitas penyimpanan dan lisensi di lokasi lainnya. Meskipun biodiesel B100 belum tersedia secara komersial, langkah ini diharapkan dapat meningkatkan keberlanjutan industri sawit di Malaysia dengan mendukung penggunaan bahan bakar alternatif yang berbasis minyak sawit.
Seiring dengan proyeksi pertumbuhan pasar bahan bakar alternatif, langkah Felda ini dapat menjadi model bagi sektor lain dalam industri sawit untuk memanfaatkan sumber daya lokal. Dengan keberhasilan proyek ini, diharapkan dapat menarik perhatian lebih besar terhadap pengembangan bahan bakar ramah lingkungan, sekaligus meningkatkan citra industri sawit di mata masyarakat.
Sumber: