BeritaSawit.id
📊 Memuat data pasar...
Kelembagaan Petani

Dilema Petani Sawit Swadaya di Sumbar: Harapan dan Tantangan

28 Juli 2025|Dukungan untuk Petani Sawit
Bagikan:WhatsAppXLinkedIn
Dilema Petani Sawit Swadaya di Sumbar: Harapan dan Tantangan

Gambar menunjukkan lahan yang sedang diremajakan dalam program Peremajaan Sawit Rakyat (PSR) untuk mendukung kebijakan pemerintah.

Dalam menghadapi tantangan harga sawit yang tidak menentu, petani sawit swadaya di Sumatera Barat berharap adanya dukungan dari pemerintah dan organisasi terkait untuk meningkatkan kesejahteraan mereka.

(2025/07/28) Dinas Perkebunan Tanaman Pangan dan Hortikultura Sumatera Barat mencatat bahwa luas lahan perkebunan kelapa sawit di provinsi ini mencapai 420 ribu hektare, dengan rincian 250 ribu hektare dikelola oleh petani swadaya dan 180 ribu hektare oleh perusahaan. Sebaran lahan sawit ini tersebar di beberapa daerah, termasuk Kabupaten Pasaman Barat, Dharmasraya, Pesisir Selatan, Solok Selatan, Sijunjung, dan Kabupaten Agam. Meskipun menjadi penghasil sawit, petani swadaya masih menghadapi berbagai tantangan, terutama dalam hal harga jual yang tidak stabil.

Ketua Asosiasi Petani Kelapa Sawit Indonesia (Apkasindo) Sumatera Barat, mengungkapkan bahwa pihaknya berkomitmen untuk memperjuangkan nasib petani sawit swadaya yang seringkali terpinggirkan. Mereka merencanakan pertemuan dengan pemerintah provinsi untuk membahas kondisi yang dihadapi oleh para petani ini. Dalam pertemuan tersebut, diharapkan dapat dicari solusi atas masalah yang dihadapi, termasuk fluktuasi harga yang berdampak langsung pada penghasilan mereka.

Salah satu petani swadaya dari Pesisir Selatan, Dodi, mengungkapkan kekecewaannya terhadap harga sawit yang terus menurun. Ia menilai bahwa harga yang rendah membuat para petani sulit untuk memenuhi kebutuhan hidup sehari-hari. Dodi berharap agar pemerintah dapat memberikan perhatian lebih terhadap nasib petani swadaya agar mereka tidak merasa terabaikan.

Situasi ini menggambarkan dilema yang dihadapi oleh petani sawit di Sumatera Barat, di mana meskipun lahan pertanian mereka luas dan berpotensi menghasilkan, harga yang tidak stabil membuat mereka berjuang untuk kelangsungan hidup. Memperkuat posisi tawar petani sawit swadaya melalui dukungan dari berbagai pihak menjadi langkah penting untuk meningkatkan kesejahteraan mereka ke depannya.

Sumber:

  • Dilema Petani Sawit Swadaya di Sumbar, Ini Harapan Apkasindo — Bisnis Indonesia (2025-07-28)