BeritaSawit.id
๐Ÿ“Š Memuat data pasar...
Budidaya & Agronomi

Bengkulu Targetkan Peremajaan 4.500 Hektare Sawit untuk Tingkatkan Produktivitas

28 Maret 2026|Peremajaan sawit rakyat
Bagikan:WhatsAppXLinkedIn
Bengkulu Targetkan Peremajaan 4.500 Hektare Sawit untuk Tingkatkan Produktivitas

Kebun pembibitan sawit yang teratur menunjukkan upaya peningkatan produksi kelapa sawit di Indonesia untuk memenuhi permintaan global.

Pemkab Bengkulu menargetkan peremajaan 4.500 hektare sawit pada 2026 untuk meningkatkan produktivitas dan kesejahteraan petani.

(2026/03/28) Pemerintah Provinsi Bengkulu mengumumkan target peremajaan kelapa sawit seluas 4.500 hektare pada tahun 2026. Langkah ini bertujuan untuk meningkatkan produktivitas kebun sawit rakyat yang selama ini memiliki hasil panen yang rendah.

Program peremajaan ini mencakup dua daerah, yaitu Bengkulu Tengah dan Bengkulu Selatan. Di Bengkulu Tengah, Dinas Pertanian setempat menargetkan peremajaan 500 hektare sawit rakyat. Program ini akan memanfaatkan bantuan dana dari Badan Pengelola Dana Perkebunan Kelapa Sawit (BPDPKS) untuk mendukung penanaman kembali pohon sawit yang tidak lagi produktif.

Sementara itu, Bengkulu Selatan juga menetapkan target yang sama, yaitu peremajaan 500 hektare sawit untuk mendongkrak hasil pertanian di daerah tersebut. Kepala Dinas Tanaman Pangan Hortikultura dan Perkebunan Provinsi Bengkulu, Sri Herlin Despita, menjelaskan bahwa peremajaan ini merupakan langkah strategis untuk meningkatkan kesejahteraan petani dan mendorong pertumbuhan ekonomi lokal.

Pemerintah Provinsi Bengkulu secara keseluruhan menargetkan peremajaan 3.500 hektare sawit pada tahun 2026. Hal ini menunjukkan komitmen yang kuat dari pemerintah daerah untuk meningkatkan kualitas perkebunan rakyat. Dalam upaya ini, petani juga akan mendapatkan pendampingan intensif dalam proses replanting.

Peremajaan tanaman sawit yang sudah tidak optimal diharapkan dapat meningkatkan hasil produksi dan kesejahteraan masyarakat. Dengan adanya dukungan dari pemerintah dan program-program yang dirancang khusus, diharapkan para petani kelapa sawit di Bengkulu dapat memperoleh manfaat yang lebih besar dari kebun mereka.

Dampak dari program ini sangat penting karena tanaman sawit merupakan salah satu komoditas unggulan di Indonesia, termasuk di Bengkulu. Dengan peningkatan produktivitas, diharapkan dapat membantu memperkuat posisi Indonesia di pasar global minyak sawit mentah.

โ€œKami berharap dengan peremajaan ini, produktivitas sawit di Bengkulu bisa meningkat dan memberikan kesejahteraan yang lebih baik bagi petani,โ€ ungkap Sri Herlin.

Sumber: