BeritaSawit.id
๐Ÿ“Š Memuat data pasar...
Deforestasi & Lahan

Banjir dan Longsor Melanda Luwu Utara, Ratusan Rumah Terendam

23 Februari 2026|Banjir dan longsor Luwu Utara
Bagikan:WhatsAppXLinkedIn
Banjir dan Longsor Melanda Luwu Utara, Ratusan Rumah Terendam

Pabrik kelapa sawit ini menghasilkan limbah POME yang mencemari lahan, menunjukkan dampak negatif industri terhadap lingkungan.

Banjir dan tanah longsor menerjang Luwu Utara, Sulawesi Selatan, akibat curah hujan tinggi, mengakibatkan ratusan rumah terendam dan infrastruktur rusak.

Bencana alam kembali melanda Kabupaten Luwu Utara, Sulawesi Selatan, dengan terjadinya banjir dan tanah longsor yang mengakibatkan kerusakan signifikan di beberapa desa. Pada Sabtu malam, 7 Juni 2025, hujan deras yang mengguyur wilayah tersebut menyebabkan tingginya muka air hingga 1,5 meter, menggenangi Desa Baloli dan Desa Radda di Kecamatan Baebunta.

Menurut Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Sulsel, Amson Padolo, bencana ini dipicu oleh curah hujan yang berlangsung cukup lama, menyebabkan tiga desa di dua kecamatan mengalami dampak yang signifikan. Di Desa Baloli, sekitar 20 unit rumah terendam, bersama dengan fasilitas umum dan jalur transportasi yang terdampak sepanjang 100 meter. Selain itu, sebuah masjid dan 20 hektare kebun kelapa sawit juga mengalami kerusakan akibat banjir.

Sementara itu, di Kecamatan Sabbang, Dusun Lena, Desa Pararra mengalami longsor yang mengancam keselamatan penduduk setempat. Kondisi ini menambah daftar panjang bencana alam yang melanda Luwu Utara, yang sebelumnya telah mengalami kejadian serupa akibat perubahan iklim dan penebangan hutan yang berlebihan.

Bencana ini menunjukkan pentingnya upaya mitigasi dan kesiapsiagaan menghadapi bencana alam di daerah rawan. BPBD setempat terus berkoordinasi dengan pemerintah daerah dan relawan untuk memberikan bantuan kepada warga yang terdampak. Sementara itu, masyarakat diimbau untuk lebih waspada terhadap kemungkinan bencana susulan, terutama dengan perkiraan curah hujan yang masih tinggi.

Ke depan, pemerintah diharapkan dapat meningkatkan infrastruktur drainase dan melakukan reforestasi untuk mencegah terulangnya kejadian serupa. Penanganan bencana yang cepat dan efektif sangat diperlukan untuk membantu masyarakat yang terkena dampak dan meminimalisir kerugian lebih lanjut.

Sumber:

  • 4 Wilayah di Luwu Utara Terdampak Banjir dan Longsor โ€” MetroTV (2025-06-08)
  • 3 Desa di Luwu Utara Sulsel Terendam Banjir โ€” CNN (2025-06-08)